Jelang Valentine, Beli Kondom Harus Perlihatkan KTP

Makassar, Liputanlima.com – Setelah surat larangan perayaan Valentine Day untuk pelajar, Pemerintah kota Makassar kini mengeluarkan peraturan ketat untuk penjualan kondom. Sebelum melakukan transaksi, konsumen harus memperlihatkan Kartu Tanda Penduduk.

Kepala Satuan Kepolisian Pamong Praja (Satpol PP) Imam Hud menjelaskan, aturan itu sudah disampaikan ke berbagai apotik dan minimarket yang menjual kondom di Makassar. Hal tersebut kata Imam, merupakan langkah pemerintah untuk melindungi generasi muda dari pergaulan bebas.

“Hal ini untuk menunjukkan bahwa mereka benar bukan di bawah umur atau belum nikah sehingga alat kontrasepsi jenis kondom tidak di jual bebas,” terang Imam saat dihubungi Liputanlima.com, Jum’at (12/2/2016).

Aturan ini, lanjut Imam, diberlakukan setelah berkaca pada tahun sebelumnya, dimana jumlah pembelian alat kontrasepsi jenis kondom ini mengalami kenaikan. Bahkan ada beberapa jenis coklat berhadiah yang berisi kondom.

“Sebagaimana dilansir dari berbagai media, tahun lalu itu penjualan kondom mengalami kenaikan yang drastis menjelang perayaan valentine day, bahkan ada coklat berhadiah yang berisi kondom,” ujarnya.

Sebelumnya, pemerintah sudah mengeluarkan surat himbauan untuk melarang pelajar merayakan Valentine Day 14 Februari mendatang. Bahkan, Walikota Makassar Ramdhan Pomanto akan meminta aparat pengamanan untuk ikut melakukan pengawasan serta melakukan operasi.

Pelarangan tersebut didasari atas banyaknya tindakan negatif pada perayaan Valentine. “Orangtua harus ikut mengawasi anak-anaknya,” kata Kadis Dikbud Makassar Alimuddin Tarawe.(fadhli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.