Penggunaan Gadget, Orangtua Mesti Jadi Filter

Ilustrasi

Makassar, LiputanLIMA.com – Psikolog Universitas Negeri Makassar (UNM), Widyastuti meminta agar para orangtua berperan aktif mengawasi anak-anaknya dalam menggunakan gadget. Bila perlu menjadi filter.

Terlebih di era Globalisasi seperti sekarang ini, tidak dipungkiri lagi bahwa alat elektronik sudah jadi kebutuhan primer masyarakat urban. Bahkan, anak-anak yang masih berusia balita kerapkali bersentuhan dengan gadget.

“Dalam penggunaan gadget orangtua sangat berperan penting, orang tua harus menyaring konten apa saja yang di search oleh anak,” kata Wodyastuti kepada LiputanLIMA.com, Sabtu (13/2/2016).

Meski ada manfaat positif, namun tidak sedikit dampak negatif yang diberikan. Apalagi, anak pada rentang usia tertentu belum memiliki filter yang baik dalam menyaring muatan negatif yang disajikan sejumlah konten. Baik itu sajian film, game, maupun gambar.

Menurut Widya, posisi anak belum paham lebih dalam dari apa yang mereka kerjakan. Jadi orang tua mesti mendampingi anak pada saat penggunaan. Agar anak ada rasa sungkan.

“Jika ingin berbelok maksudnya keluar dari apa yang ia cari dari tugas sekolahnya, ia akan merasa sungkan,” ungkapnya

Hanya saja, dalam mengawasi, orangtua tidak mesti menekan anak. Cukup perlu kepo saja terhadap konten yang dibuka contohnya.(rifkah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.