Kominfo akan Blokir Facebook dan Twitter?

Tampilan halaman log in pada Facbook

Tampilan halaman log in pada Facbook

Jakarta, LiputanLIMA.com – Pemerintah Indonesia dalam hal ini Kementrian Informasi dan Komunikasi saat ini mengawasi situs-situs media social termasuk Facebook. Kominfo memberikan keterangan bahwa saat ini mempunyai empat panel yang mengawasi situs di Indonesia. Panel pertama terkait pornografi dan kekerasan pada anak. Panel kedua tentang suku, ras agama dan antargolongan. Panel kedua tentang suku, ras agama dan antargolongan. Panel ketiga terkait kriminal seperti penipuan, narkoba, dan judi. Panel terakhir kekayaan intelektual.

“Kami sudah memiliki alat yang lengkap untuk melakukan pengawasan. Kominfo dapat memlokir situs yang dilaporkan oleh masyarakat. Situs tersebut tidak bisa diakses di Indonesia”, Ungkapnya dalam Indonesia Lawyers Club, Selasa (23/2/2016).

Direktur Jendral Aplikasi Informatika Kementrian Informasi dan Komunikasi RI Bambang Heru mengatakan bila ada keputusan dari Menteri Informasi dan Komunikasi dan panel yang sudah dibentuk oleh Kominfo, Facebook atau Twitter dapat di blokir.

Bambang mengaku sudah menutup 17 ribu situs pornografi dan kekerasan anak. Untuk akun di media social yang menyebarkan faham LGBT Kominfo hanya bisa berkoordinasi dengan perusahaan media social untuk menutup akun tersebut. “Menteri akan mengeluarkan Peraturan setiap perusahaan media social untuk badan hukum di Indonesia,” terangya. (Irfan Wahab)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.