Yuk! Lihat 10 Karya Kreasi Tari Sulsel

IMG-20160325-WA0003

Nurliana Syahrir Salah satu Pengamat juri Temu Karya Kreasi Tari Sulsel | Dok

Makassar – 10 Koreografer akan menampilakan 10 tari kreasi bertema lokal pada pagelaran Temu Karya Tari Kresi Sulsel 2016 di Auditorium RRI, Sabtu (26/3/2016) besok. Kegiatan tersebut kerjasama antara Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel dan Harmonie Artistika.

Tari kreasi tersebut akan ditampilkan 10 grup yang berasal dari lima kabupaten/kota di Sulsel. Daerah tersebut yakni Selayar, Barru, Luwu Utara, Pinrang, dan Makassar.

“Untuk kali ini cuma menghubungi lima kabupaten. Nanti akan ada lima kategori penghargaan,” ujar Tekkeng mewakili Disbudpar saat member arahan, Jumat (25/3/2016)

Lima penghargaan itu yakni penampil terbaik, koreografer terbaik, penata music terbaik, penata kostum terbaik dan penampil favorit.

“Dalam pertunjukan itu tidak ada penilaian berjenjang,” ujar salah satu juri pengamat, Ridwan Aco.

Penampilan 10 grup ini akan dinilai 3 juri pengamat, yakni, Nurlina Syahrir dekan Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar (UNM) akademisi tari, Ridwan Aco koregrafer tari nasional, dan seniman music tradisi Basri B. Sila.

Menurut penyelenggara, pagelaran ini digelar untuk meningkatkan produktifitas, kreatifitas dan kualitas para seniman tari di Sulawesi Selatan yang menjadi program Disbudpar Sulsel tahun ini. Juga meningkatkan pengetahuan wawasan apresiasi budaya antar pelaku seni, pemerintah dan masyarakat umum

“Selain itu ini menjadi silaturahim para seniman tari di Sulsel yang kadang bisa bertemu lagi bila ada pagelaran-pagelaran tari,” ujar coordinator acara, Aco Zulsafri disela-sela tecnikal meeting yang juga langsung dilanjutkan pengenala panggung bagi peserta.

10 Koreografer dan karya tari tersebut masing-masing; Zukhri yang mengakat karya berjudul Pangelai utusan grup tari Selayar, A Ramayanti Nur yang mengakat karya Angngesa ri Tamparang yang membawa Sanggar Ballona bulukumba, dari Barru diwakili Nasdir Rafli yang menangkat ulenglolo Labude.

Asmawaty Aras, S.Pd mewakili kabupaten Luwu Utara mengangkat karya Batang Tabaro,  A Mastaufiq Tiro dari Pinrang menampilkan Pallaung Rumae, semenatar dari Makassar ada Aries Mannya Sanggar Tari Celebes Indonesia yang membawa karya Tondokku, Matt Azmar UKM Seni tari Unhas mengangkat judul Pajaga Assoloreng.

Serta, Rosylin dari SERUNIM Unismuh Makassar mengangkat judul Attennangeng, Wahyu Komolahang dari De Art Studio FSD UNM mengangkat judul To Pakkjae sert terakhir Agung cordova dari Sanggar To Berru mengangkat karya Tondok Lepongan Bulan.

(Rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.