Antisipasi Virus Zika, Kementrian Kesehatan Terbitkan Travel Advisory

Zancudo1

Makassar, Liputanlima.com – Guna mengantisipasi penyebaran virus zika di Indonesia, Kementerian Kesehatan mengunggah travel advisory melalui website resmi Kementerian Kesehatan, Rabu (3/2/2016).

Dalam travel advisory tersebut, Menteri Kesehatan RI Nila Farid Moeloek menganjurkan kepada masyarakat yang hendak berkunjung ke negara yang sedang terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) virus Zika agar menghindarkan diri dari gigitan nyamuk. Hal tersebut bisa dilakukan dengan memakai pakaian panjang dan tertutup, menggunakan obat oles anti nyamuk, dan tidur menggunakan kelambu atau dalam kamar dengan kawat kassa anti nyamuk.

“Jika terpaksa harus melakukan perjalanan ke negara tersebut, hendaknya melakukan tindakan pencegahan dari gigitan nyamuk secara ketat,” ujar Nila Farid dalam wubsite resmi kementrian kesehatan.

Bagi siapa saja yang baru kembali dari negara yang sedang mengalami KLB penyakit virus Zika, juga diminta untuk memeriksakan kondisi kesehatannya dalam kurun waktu 14 hari setelah tiba di Indonesia.

“Masyarakat harus tetap waspada terhadap perkembangan virus Zika, namun hendaknya tidak panik dan berlebihan,” himbau Nila dalam websitenya.

Sampai saat ini negara-negara yang mengalami KLB Virus Zika, yaitu Brazil, Cape Verde, Colombia, El Savador, Honduras, Martinique, Panama, dan Suriname.

Sedangkan negara yang memiliki status transmisi aktif, yaitu: Barbados, Bolivia, Curacao, The Dominican Republic, Ecuador, Fiji, French Guiana, Guadalope, Guatemala, Guyana, Haiti, Meksiko, New Caledonia, Nicaragua, Paraguay, Puerto Rico, Saint Martin, Samoa, Tonga, Thailand, US Virgin Islands, dan Venezuela.(*/man)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.