Komnas HAM Beri Perhatian Hak Pekerja Anak-Anak

151005143947_child_labour_poverty_abidjan_ivory_coast_640x360_issoufsanogoafp_nocredit

Sumber gambar, BBC.com

Jakarta, Liputanlima.com– Komnas HAM menemukan banyaknya perusahaan yang mempekerjakan anak-anak, terutama pada sektor perkebunan dan perikanan di Indonesia.

“Bukan lagi rahasia mengenai banyaknya anak-anak yang bekerja di perkebunan besar seperti kelapa sawit, sektor kelautan. Hal tersebut akan menjadi perhatian National Action Plan (NAP) untuk mengatasi kasus tersebut, ” ujar Ketua Komnas HAM Nurkholis dalam keterangan pers bersama UNICEF, Kemenhukham dan Indonesia Business council for Sustainable Development IBCSD, di Jakarta, Rabu (3/2/2016), dilansir dari BBC.com.

Rencana Aksi Nasional untuk Bisnis dan HAM yang diinisiasi oleh Komnas HAM itu masih dibahas di tingkat Kementerian Hukum dan HAM, dan Kementerian Luar Negeri, serta kementerian terkait.

Kementerian Hukum dan HAM menyadari bahwa negara harus bertanggug jawab untuk menghormati, melindungi dan memenuhi hak asasi manusia termasuk hak anak.

Direktur Kerja Sama HAM Kementerian Hukum dan HAM, Arry Ardanta Sigit mengatakan bahwa pemerintah tengah berupaya agar hak anak-anak ini dapat direfleksikan dalam RAN HAM, dan dalam proses pembuatan Rencana Aksi Nasional Bisnis dan HAM aturan yang dapat menyentuh pelaku usaha, agar memperhatikan hak anak-anak.

“Ini mungkin yang harus dibahas secara menyeluruh di RANHAM, ,” jelas Arry.

Arry juga mengatakan akan mencoba dengan pembuatan perpres dengan melibatkan pemangku kebijakan, salah satunya adalah Kementerian Tenaga kerja.

“Misalnya tak boleh ada pekerja anak. Depnaker harus memperhatikan agar perusahaan tidak boleh mempekerjakan anak.,” jelas Arry. (*/Anhy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.