Pemadaman Listrik, Ini Kritik Walikota Makassar untuk PLN

unnamed

Makassar, LiputanLIMA.com – Wali Kota Makassar, Ramdhan ‘Danny’ Pomanto bereaksi terhadap pemadaman listrik yang acap kali terjadi di wilayah Makassar dan sekitarnya. Melalui akun Facebook miliknya, Danny secara langsung mengkritik pihak PT PLN, Sabtu, (6/2/2016).

“Kami meminta transparansi PLN. Harus ada keterbukaan sekaligus penjelasan kepada masyarakat atas fenomena pemadaman bergilir yang akhir-akhir ini sering terjadi,” tulis Danny.

Dalam tulisannya itu, Danny berharap tidak ada monopoli dalam pelayanan listrik, terlebih jika ini mengenai kebutuhan warga. Jika kondisi ini terus dibiarkan, lanjut Danny, maka pelayanan publik termasuk sistem teknologi war room milik Pemkot Makassar akan mengalami gangguan.

“Dengan demikian, pengawasan dan pemantauan terhadap kondisi masyarakat terkendala dengan pemadaman itu,” lanjut dia.

Sejumlah pengguna Fb terlihat mengomentari status Danny. Seperti akun bernama Alamsyah Aviano. “Cocoki pak. Roda ekonomi bagi wirausaha menengah kebawah juga terganggu karena pemadaman bergilir dengan durasi waktu yang lumayan lama,” tulisnya.

Namun, ada juga yang memberikan saran agar kondisi ini tidak terulang, seperti yang diungkapkan Saf Kamma. “Segera wujudkan pembangkit listrik energi sampah. Jangan lupa pasang UPS untuk war roomnya di balaikota pak Wali, pasang solar sell untuk cctv dipenjuru kota, dan segera gelar kabel serat optik milik pemkot makassar sendiri sehingga tidak usah nebeng pada jaringan FO milik provider telco,” tulisnya.

Terkait pemadaman itu, Humas PT PLN Sulselbar Rosita Zulkarnain beberapa waktu lalu mengatakan, kalau pemadaman listik yang terjadi baru-baru ini disebabkan oleh kegagalan isolasi pada pemutus tenaga (pmt) 150 KV Hybrid Isulation Sytem (HIS) Travo 60 MVA pada gardu induk Tallo lama. (saefullah/man)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.