Setelah Peringatan Hari Jadi Takalar, Bupati Diperiksa Kejati

Burhanuddin Baharuddin. (Dok)

Makassar, LiputanLIMA.com – Sehari setelah peringatan Hari Jadi Kabupaten Takalar yang ke 56, mendadak Bupati Takalar, Burhanuddin Baharuddin mendatangi kantor Kejati Sulselbar, Kamis (11/2/2016) pagi.

Kedatangan politisi Golkar ini untuk diperiksa sebagai saksi pada kasus penyelewengan dana Bantuan Sosial Provinsi Sulawesi selatan tahun 2008 silam.

Pemeriksaan yang berlangsung tertutup ini telah berlangsung sejak pukul 10.00 Wita Kamis (11/2/2016). Dia diperiksa di Ruang penyidikan Pidana Khusus lantai 5 Kejati.

Kepala Seksi Penerangan dan Hukum (Kasi PenHum) Kejati Sulselbar, Salahuddin menyebutkan bahwa pemeriksaan Burhanuddin Baharuddin merupakan kelanjutan dari kasus yang menjerat Andi Muallim.

“Penyidik kembali mengumpulkan barang bukti keterlibatan pihak lain dalam Bansos 2008. Setelah tim penyidik menemukan dua alat bukti, selanjutnya pihak penyidik akan mencari tersangka lain, lalu menggelar proses perkaranya nanti,” Jelasnya.

Sekadar diketahui, Kejati Sulselbar telah menyeret enam terdakwa pada kasus ini. Mantan Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Andi Muallim telah divonis 2 tahun penjara. Yang paling awal adalah mantan bendahara pengeluaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Anwar Beddu yang divonis 15 bulan penjara.

Dari unsur legislatif, mantan legislator DPRD Sulawesi Selatan Muhammad Adil Patu yang divonis 2,5 tahun. Ada juga mantan aktifis pemuda yang sekaligus mantan legislator DPRD Makassar Mujiburrahman yang divonis 1 tahun penjara, politikus Partai Golkar Abdul Kahar Gani yang divonis 1 tahun penjara, dan legislator DPRD Makassar Mustagfir Sabry yang divonis bebas.(saefullah/hek)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.