Wawali Parepare Bantah Terlibat Korupsi

Wawali Parepare Faisal Andi Sapada memenuhi panggilan Kejati Sulselbar, Kamis (18/2/2016).

Makassar, LiputanLIMA.com – Wakil Wali Kota Parepare, Faisal Andi Sapada memenuhi Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar sebagai saksi dalam kasus Korupsi Pasar Sentral Lakessi, Parepare, Kamis (18/2/2016).

Faisal mendatangi Kejati sekira pukul 09.00 pagi menggunakan mobil dinas warna hitam bernomor polisi DP 2 A. Saat ditemui awak media, Faisal membantah adanya pungutan liar pasar Lakessi. Dia juga mengaku, kalau pada saat itu dia sedang dibebaskan dari pekerjaannya.

“Tidak ada pungli. Pada saat itu saya nonjob waktu di bangun (Pasar Lakessi), itu kewenangan PU,” Jelasnya

Faisal juga menjelaskan bahwa uang yang digunakan merupakan pinjaman bank dunia sebesar Rp 41 M. Dan belum lunas, karena dicicil.

“Belum karena itu dicicil, di pinjam dari bank dunia 41 M dan APBD lebih 30 M, jadi jumlahnya 71 M lebih,” bebernya.

Selain Faisal, penyidik juga memeriksa mantan Sekertaris daerah Parepare, Amirul Lolo, yang juga menjadi pelaksana tugas, kepala keuangan Jamal Achmad, serta Anwar Thalib, penelaah ekonomi Pare pare.(Saefullah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.