Kemenkominfo Blokir Sosmed dan Tumblr Penyebar Konten Pornografi

160217064117_kominfo_azhar_640x360_bbcindonesia_nocredit

Kemenkominfo Blokir Sosmed dan Tumblr Penyebar Konten Pornografi. Sumber: BBC.com

Jakarta, LiputanLIMA.com – Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengumumkan pembokiran situs jejaring social dan mikrolog Tumblr. Karena situs tersebut dituding penyebab menyebarnya konten pornografi.

Tumblr didirikan David Karp pada 2007 silam. Lewat Tumblr, pengguna dapat mengunggah konten multimedia dalam bentuk blog pendek.

Pemblokiran situs yang memiliki 420 juta pengguna di dunia itu, bersamaan dengan pemblokiran 477 situs internet lainnya, yang disebut Kemenkominfo menyebarkan pornografi.

“Saya sudah tanda tangan suratnya dan sudah dikirim ke ISP (Internet Service Provider). Dalam satu dua hari, akan ditutup,” ungkap Azhar Hasyim, Direktur e-Business Kemenkominfo, kepada wartawan BBC Indonesia, Rafki Hidayat, Rabu (17/02), dilansir dari BBC.com.

Azhar menegaskan berdasarkan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), ISP wajib memblokir situs yang berkantor di New York, Amerika Serikat tersebut.

Pemblokiran Tumblr, dilakukan Kemenkominfo tanpa komunikasi dengan pihak Tumblr terlebih dahulu. “Kalau pornografi ini harus duluan. Diblok dulu, baru komunikasi”.

Meskipun begitu, Kemenkominfo mengakui akses terhadap pornografi tidak bisa dibendung hanya dengan blokir. Apalagi terdapat berbagai trik untuk mengelabui sensor.

“Kalau yang bisa seperti itu pasti orang pintar, yang bisa lakukan bypass. Tapi yang dilindungi itu adalah masyarakat kita yang nggak ngerti apa-apa. Apalagi anak-anak yang melihat,” tandasnya.

Kemenkominfo menegaskan, situs dapat kembali dibuka jika Tumblr tidak lagi menampilkan konten porno. Namun, menurut Azhar, sejauh ini “belum pernah ada situs yang diblokir Kemenkominfo karena pornografi, yang kembali dibuka” (*/Anhy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.