Pro-Kontra CPI, LMR : Jaga Kepercayaan Investor

IMG-20160218-WA0000

Lembaga LMR-RI saat melakukan jumpa pers, Rabu (17/2/2016)

Makassar, LiputanLIMA.com – Pro-kontra pembangunan Megaproyek Center Point of Indonesia (CPI) terus bergulir. Terbaru, izin reklamasi yang diterbitkan Pemprov Sulsel dilaporkan oleh sejumlah lembaga ke PTUN.

Hanya saja langkah tersebut dinilai akan memperburuk citra Sulsel dimata investor. Hal ini diungkapkan lembaga Missi Reclasseering Republik Indonesia (LMR-RI) Komisariat Daerah (KOMDA) Kota Makassar.

Mereka juga menilai, ada beberapa pihak memanfaatkan CPI untuk menyerang Pemprov Sulsel dengan tujuan dan kepentingan tertentu.

Dewan Pembina LMR-RI Komisariat Daerah Kota Makassar Idham J Gaffar SH mengatakan, mereka hanya menolak tanpa memberikan solusi dan tidak memikirkan dampak Negatif.

“Pertikaian tersebut akan mengakibatkan hilangnya kepercayaan investor. Megaproyek CPI akan memberikan dampak yang positif terhadap Sulsel, terkhusus kota Makassar akan menjadi kota medern dengan kemajuan global saat ini dalam menuju MEA,” terangnya, Rabu (17/2/2016).

Seharusnya seluruh pihak yang terkait bahu-membahu untuk menyukseskan pembangunan di Sulsel. Kalau ada prosedur yang dianggap menyimpang, lanjut Idham, sebaiknya semua pihak duduk bersama untuk mencari solusi terbaik demi kemajuan Kota Makasaar.

“Sehingga investor tertarik masuk untuk investasi,” terangnya.(Fadhli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.