Selain Wawali, Ini Pejabat Pemkot Parepare yang Diperiksa Kejati

_20160213_082029

Pasar Sentral Lakessi Parepare, Sulsel. (Int)

Makassar, LiputanLIMA.com – Kasus korupsi pungli Pasar Sentral Lakessi, Kota Parepare, kian ‎menyita perhatian publik. Silih berganti pejabat pemerintah kota berjuluk bandar madani itu diperiksa di Kejati Sulselbar.

Hari ini, Kamis (18/2/2016) sedikitnya empat pejabat pemerintah Parepare diperiksa penyidik Kejati Sulselbar. Selain wawali Faisal Andi Sapada, mantan sekretaris daerah Parepare, Amirul Lolo, yang juga menjabat pelaksana tugas pada saat itu, juga diperiksa.

Ada juga kepala keuangan Jamal Achmad, serta Anwar Talib yang sekarang menjabat sebagai penelaah ekonomi tingkat Parepare.

Kepada LiputanLIMA.com, Jamal Achmad mengatakan kalau dirinya hanya ditanya hal-hal yang umum saja oleh penyidik. Seperti masalah sisa dan jumlah APBD Parepare tahun 2012 sampai 2014.

Hanya saja, Jamal yang mengaku ditanya dengan lima pertanyaan oleh penyidik Kejati, sempat kekurangan data.

“Cuma ada data yang kurang tadi disuruh lengkapi. Saya tidak bisa menjelaskan masalah pungli, karena saya tidak masuk disitu,” jelas Jamal Achmad.

Dibelakang Jamal, Anwar Talib yang ikut di periksa sebagai saksi mengatakan pada tahun 2012 dia menjabat sebagai kepala keuangan pemkot Parepare. Sementara, pasar sentral Lakessi dianggarkan jauh-jauh sebelumnya dan pasar itu sudah berfungsi sudah lama. (Saefullah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.