Bulan Ini Sudah 138 Orang di Sulsel Kena PHK

300xauto-hingga-pertengahan-februari-phk-terjadi-di-9-daerah-160218a

Illustrasi, sumber: dream.co.id

Makassar, LiputanLIMA.com – Hingga minggu ke-3 bulan Februari, Kementerian Ketenagakerjaan RI (Kemnaker) mencatat kasus Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang terjadi sebanyak 1.564 orang terkena PHK.

Kasus paling banyak terjadi di DKI Jakarta, yaitu 1047 orang. Sisanya, kasus PHK tersebar di 8 daerah lainnya, yaitu Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Jawa Tengah, Lampung, Kota Bandung, Kota Padang, dan Kota Pekanbaru.

Seperti dilansir dari situs Dream.co.id (19,02,2016) selain tersebar di 9 daerah, PHK tersebut terjadi di 7 sektor kerja. Kasus PHK yang ada terjadi karena berbagai alasan, bukan hanya efisiensi perusahaan.

Dari Sulawesi Selatan sendiri, sebanyak 138 yang kena PHK. Di Bidang Perdagangan, Jasa, dan Investasi sebanyak 9 orang. Dari Keuangan sebanyak 5 orang. Dari pertambangan sebanyak 116 orang dan di bidang pertanian sebanyak 8 orang.

“Alasan pertama, pekerjanya melakukan pelanggaran terhadap peraturan perusahaan. Kedua, karena pekerja mengundurkan diri itu PHK juga tapi kemauan pekerja. Kemudian karena perusahaannya lakukan efisiensi,” kata Kasubdit Pencegahan Perselisihan Hubungan Industrial (PPHI) Ditjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Kementerian Kemnaker, Reytman Aruan di Jakarta, kemarin.

Berikut data PHK per 17 Februari 2016:

DKI Jakarta, 1047 orang
a. perdagangan, jasa, dan investasi 535 orang
b. Keuangan 42 orang
c. Pertambangan 78 orang
d. Pertanian 0 orang
e. Infrastruktur, Utilitas, Transportasi 47 orang
f. Industri dan industri dasar kimia 225 orang
g. Pendidikan 120 orang

Kalimantan Selatan, 191 orang
a. perdagangan, jasa, dan investasi 25 orang
b. Keuangan 0 orang
c. Pertambangan 32 orang
d. Pertanian 75 orang
e. Infrastruktur, Utilitas, Transportasi 40 orang
f. Industri dan industri dasar kimia 14 orang
g. Pendidikan 5 orang

Sulawesi Selatan, 138 orang
a. perdagangan, jasa, dan investasi 9 orang
b. Keuangan 5 orang
c. Pertambangan 116 orang
d. Pertanian 8 orang
e. Infrastruktur, Utilitas, Transportasi 0 orang
f. Industri dan industri dasar kimia 0 orang
g. Pendidikan 0 orang

Jawa Tengah, 16 orang
a. perdagangan, jasa, dan investasi 16 orang
b. Keuangan 0 orang
c. Pertambangan 0 orang
d. Pertanian 0 orang
e. Infrastruktur, Utilitas, Transportasi 0 orang
f. Industri dan industri dasar kimia 0 orang
g. Pendidikan 0 orang

Lampung, 1 orang
a. perdagangan, jasa, dan investasi 0 orang
b. Keuangan 1 orang
c. Pertambangan 0 orang
d. Pertanian 0 orang
e. Infrastruktur, Utilitas, Transportasi 0 orang
f. Industri dan industri dasar kimia 0 orang
g. Pendidikan 0 orang

Sulawesi Tengah, 29 orang
perdagangan, jasa, dan investasi 18 orang
b. Keuangan 4 orang
c. Pertambangan 2 orang
d. Pertanian 4 orang
e. Infrastruktur, Utilitas, Transportas 1 orang
f. Industri dan industri dasar kimia 0 orang
g. Pendidikan 0 orang

Kota Bandung, 14 orang
a. perdagangan, jasa, dan investasi 6 orang
b. Keuangan 1 orang
c. Pertambangan 1 orang
d. Pertanian 0 orang
e. Infrastruktur, Utilitas, Transportasi 0 orang
f. Industri dan industri dasar kimia 5 orang
g. Pendidikan 1 orang

Kota Padang, 20 orang
a. perdagangan, jasa, dan investasi 7 orang
b. Keuangan 1 orang
c. Pertambangan 0 orang
d. Pertanian 0 orang
e. Infrastruktur, Utilitas, Transportasi 6 orang
f. Industri dan industri dasar kimia 3 orang
g. Pendidikan 3 orang

Kota Pekanbaru, 108 orang
a. perdagangan, jasa, dan investasi 75 orang
b. Keuangan 4 orang
c. Pertambangan 2 orang
d. Pertanian 8 orang
e. Infrastruktur, Utilitas, Transportasi 15 orang
f. Industri dan industri dasar kimia 2 orang
g. Pendidikan 2 orang (*/Anhy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.