SYL Sentil Soal Pendidikan di Enrekang

syl

Illustrasi

Enrekang, LiputanLIMA.com – Euforia masyarakat Enrekang yang ke 56 yang jatuh pada 19 Februari 2016, juga dirasakan oleh gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Selatan.

Ketika memberikan sambutan, di hadapan masyarakat, Sahrul Yasin Limpo berpesan untuk menjaga stabilitas dan moralitas generasi muda.

Ia juga menyentil persoalan guru agar tidak hanya sekedar menunaikan pekerjaannya sebagai guru.

Baginya, menjadi guru harus bisa memberikan pendidkan moral dan juga sekaligus bisa berakhlak. Karena dari guru, siswa bisa melihat contoh tersebut.

“Saya minta seluruh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mampu menjamin kualitas sekolah agar lebih baik. Tidak cuma sekedar tanggung jawab guru, tapi juga Forkopimda,” katanya ketika memberika sambutan di Kecamatan Baraka, kemarin.

Ia juga menambahkan agar Enrekang bukan menjadikan daerah mereka sebagai sarang teroris. Baginya teroris bukan orang Islam.

“Islam tidak mengajarkan seseorang untuk membunuh,”lanjutnya (Junaeddin/Suryani Musi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.