Menhan: Kita Menghadapi Perang Ideologi

images (34)

Menteri pertahanan Ryamizard Ryacudu (int)

Makassar, LiputanLIMA.com – Menteri pertahanan (Menhan) RI, Ryamizard Ryacudu memberikan materi Bela Negara kepada ribuan peserta dari berbagai lembaga dan pelajar di Ballroom Hotel Golden Makassar, Minggu (21/2/2016).

Dalam kesempatan tersebut Menhan berpesan agar setiap orang punya tekad untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Karena baik buruknya sebuah negara, kata dia, ada di tangan warganya.

“Baik buruknya negara kita ini ada di tangan kita sendiri, bukan di negara lain. Satu kata kunci memperkuat negara kita, mari kita perkuat persatuan hilangkan perbedaan,” ungkapnya.

Selain itu, negara harus memberdayakan semua potensi yang ada, mulai dari strategi perang rakyat dengan kekuatan TNI serta alutsista sebagai kekuatan utama. Apalagi, negara saat ini, lanjut Menhan, sedang menghadapi sejumlah ancaman kompleks dan nyata.

“Kita menghadapi masalah terorisme radikalisme, separatisme, pemberontakan bersenjata, bencana alam, pelanggaran wilayah perbatasan, perampokan dan sumber daya alam, penyebaran dan penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.

Lebih jauh, Menhan menjelaskan kalau perang modern yang terjadi saat ini bukan lagi perang mengangkat senjata, melainkan perang ideologi.

“Terorisme itu paham radikal tidak sesuai dengan paham pancasila,” tambahnya.

(Junaiddin/luqman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.