Ryamizard Ryacudu: Sudah 17 Tahun Pemerintah Urus Terorisme

Menteri Menhan Ryamizard Ryacudu dalam kunjungannya ke Makassar (int)

Menteri Menhan Ryamizard Ryacudu dalam kunjungannya ke Makassar (int)

Makassar, LiputanLIMA.com – Menteri Menhan Ryamizard Ryacudu dalam kesempatannya berkunjung ke Makassar, menyebutkan ada beberapa daerah yang rawan paham radikal dan terorisme di Indonesia. “Nusa tengara barat (NTB), Jawa Barat, Jawa Tenggah, dan Sulawesi ini yg banyak titiknya dan sentralnya di Poso”. Beberya kepada awak media, Minggu 21/2/2016

17 Tahun pemerintah Indonesia menangani kasus teroris, banyak sudah anggaran yang ditelannya dan hal ini dapat mengorbankan kesejahteraan rakyat Indonesia. “sudah 17 tahun, kalau terlalu lama pemerintah mengurusnya, jangan sampai pemerintah gak perhatikan masyarakat karena itu terus di urus. Selama polisi masih mampu kita biarkan aja dulu, seperti di Amerika kalau memang polisi tidak mampu nantikan ada TNI”. Ujarnya.

Langkah taktis untuk menyadarkan paham radikal dan terorisme secara terus menerus digalakkan. “paham-paham radikal harus di sadarkan secara terus-menerus, paham radikal itu bukan paham agama, tidak ada agama yg menyuruh untuk membunuh, apalagi sampai bunuh diri masuk surga. Surga mana, ngawur itu”. Tambahnya. (Junaiddin/Irfan Wahab)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.