Kasus Korupsi Bansos, Tan Malaka: Saya Heran Kenapa Diperiksa

_20160205_082704

Gedung Kejati Sulselbar (int)

Makassar, Liputanlima.com – Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulsel, Tan Malaka, yang hari ini, Selasa (23/2/2016) diperiksa oleh penyelidik Kejaksaan Tinggi Sulselbar, mengaku heran mengapa dirinya diperiksa.

Menurut Tan Malaka, dirinya tidak pernah terlibat dalam penyusunan anggaran, atau menjadi Panitia Anggaran (Panggar). Dia juga menjelaskan kalau dirinya menjabat sabagai kepala Bappeda tahun 2008, sedangkan Panggar itu disusun 2007.

“Saya heran kenapa saya dipanggil, sudah jelas semua mekanismenya seperti apa dan terus terang anggaran tahun 2008 saya tidak terlibat, karena dana bansos itu disusun tahun 2007,” Jelas Tan Malaka.

Tan Malaka diperiksa selama tiga jam didalam ruangan tindak pidana khusus lantai lima kejati. Oleh penyelidik, dia diminta untuk memberi keterangan soal mekanisme penggunaan anggaran dan bansos tersebut.

“Tidak ji, Enam, Tujuh pertanyaan barangkali. Saya bersedia memberikan penjelasan yang saya tahu, karena saya dukung sekali tindakan (Kejati) ini. Pernah mi dulu (dipanggil), tapi kan itu ton ji jawabanku. Saya juga tidak pernah menjadi saksi,” katanya dengan logat Makassar.

(Saefullah/luqman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.