Hingga Rp. 30 Triliun Belanja Seks di Indonesia

Salah satu tempat Prostitusi di Banyuwangi (int)

Salah satu tempat Prostitusi di Banyuwangi. (int)

LiputanLIMA.com – Indonesia sebagai Negara yang menganut budaya ketimuran, bahas tentang tempat prostitusi merupakan hal yang tabu utntuk di bicarakan.Tidak seperti Negara-negara dengan budaya barat dimana tempat-tempat prostitusi disana bahkan dilegalkan.

Sebut saja gang Dolly di Surabaya dikenal sebagai tempat prostitusi terbesar di Indonesia. Dan pada akhirnya lokalisasi tersebut resmi ditutup Walikota Surabaya Tri Rismaharani dan aparatnya sejak 19 Juni 2014. Sejak saat itu PSK di pulangkan ke daerah asalanya masing-masing . Kalijodo dikenal untuk mejajakan tubuh di Jakarta, namun saat  ini lagi hangatnya di beritakan di semua media akan ditutup oleh pemerintah Prov. DKI Jakarta pada bulan Februari 2016.

Hasil penelitian dari lembaga peneliti aktivitas pasar gelap, Havocscope. Melansirkan data yang mengejutkan terkait perputaran uang dalam bisnis prostitusi bahwa Indonesia di posisi ke 13 dari 93 sebagai Negara yang menciptakan nilai pasar gelap. Indonesia sebagai Negara salah satu “belanja seks terbesar di dunia”. Nilai tersebut mencapai angka 2,25 miliar Dollar AS atau sekitar Rp. 30 Triliun.

Riset ini dilansir dengan menggunakan data dari program kesehatan masyarakat, penegak hukum, dan media di tiap negara. Data Havocscope ini belum bisa dikonfirmasi oleh pejabat terkait di Indonesia. (Irfan Wahab)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.