Karyawan Aksi Mogok Kerja di Dalam Gedung DPRD Makassar

Kantor DPRD Kota Makassar

Kantor DPRD Kota Makassar

Makassar, LiputanLIMA.com- Aksi mogok kerja yang dilakukan oleh sejumlah karyawan PT. Katingan Timber Celebes di dalam kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Rabu (24/02/16).

Aksi dilakukan karena  tuntutan yang di ajukan pada aksi sebelumnya untuk mempekerjakan kembali 66 karyawan yang diputuskan kontraknya, menolak tegas sistem karyawan kontrak karena bertentangan dengan UU No 13 pasal 59, melaksanakan segera normatif UU ketenagakerjaan, belum ada keputusan yang dikeluarkan oleh pihak terkait.

Syaharuddin AMD selaku Sekertaris Umum DFC FSP KAHUTINDO Kota Makassar yang telah di beri kewenangan untuk mendampingi karyawan yang di putuskan kontraknya menjelaskan aksi merupakan yang kedua, karena tuntunan yang sebelumya belum di keluarkan keputusannya.

“Aksi kami merupakan aksi yang kedua, karena tuntutan kami yang sebelumnya belum ada keputusannya keluar, kami akan tidak berhenti tanpa ada perubahan.” ujarnya. Selanjutnya, sebanyak 66 karyawan PT. Katingan Timber Celebes terhitung mulai tanggal 31 Desember yang telah di PHK, karena dianggap telah putus kontraknya, tanpa ada pembayaran hak-hak. Mereka di PHK tanpa ada keterangan yang jelas padahal kontrak kerja awal sebelumnya belum berakhir.

“Karyawan yang menurut kami mereka di PHK tanpa ada pembayaran hak-hak, kemudia kami menganggap tidak adanya pihak-pihak terkait menganggap bahwa ini merupakan kesalahan, mereka di berhentikan, tanpa ada kesalahan, sementara kontrak mereka masih berjalan.” Ungkapnya. (Muh. Fadhli Al Kamal/Irfan Wahab).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.