Resmikan Masjid Binaan LDII, Bupati Gowa Minta Warga Doakan Daerahnya

Gowa, LiputanLIMA.com – Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, kembali meresmikan masjid binaan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Jumat (10/2). Kali ini, Masjid Al-Muchlis di Kelurahan Tompobalang.

Masjid ini merupakan masjid yang ke 14 dibawah binaan LDII di Kabupaten Gowa. Masjid Al-Muchlis menjadi masjid kedua yang diresmikan Adnan Purichta Ichsan sebagai Bupati Gowa.

Dalam sambutannya, Adnan juga meminta, masyarakat agar setiap selesai salat agar mendoakan Kabupaten Gowa terhindari dari bencana seperti angin kencang yang beberapa hari lalu melanda sebagian wilayah Kabupaten Gowa. “Doakan daerah kita terhindari dari bencana, angin kencang,” ungkapnya.

Dalam sambutannya, bupati termuda di Indonesia Timur ini juga menyebut, pembangunan masjid akan berimplikasi pada kondisi masyarakat di masa yang akan datang.

Adnan juga mengapresiasi kehadiran LDII yang menbangun tempat-tempat ibadah di Kabupaten Gowa. Pasalnya, kata dia, masjid meningkatkan hubungan manusia dengan penciptanya dan manusia dengan manusia.

“Masjid tidak mengenal siapa bupati dan siapa yang bukan bupati. Kita sama-sama bersujud di masjid,” ungkapnya.

Di tempat itu, ia sekaligus mengundang jemaah masjid ke lapangan parkir Syekh Yusuf untuk ikut dalam zikir akbar yang akan digelar. Zikir itu sendiri dalam rangka satu tahun Adnan dan Abd Rauf Malaganni Kr Kio menjabat sebagai bupati dan wakil bupati Gowa.

Ia juga sedikit memaparkan perkembangunan renovasi Masjid Agung Syekh Yusuf. “InsyaAllah, Ramadhan tahun ini, Masjid Agung Syekh Yusuf sudah bisa digunakan,” katanya.

Dalam peresmian itu juga hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupten Gowa, H Muchlis, serta beberapa pejabat lingkup Pemkab Gowa. Serta para warga dan pengurus LDII Kabupaten Gowa dan Ketua PITI Sulsel.

Sementara itu, Ketua DPD LDII Kabupaten Gowa, Santri, membenarkan jika masjid yang diresmikan adalah masjid ke 14 dibawah binaan LDII dan masjid binaan LDII kedua yang diresmikan Adnan.

Peletakan batu pertama sendiri, jelasnya, dilakukan pada sekitar 1,5 tahun yang lalu oleh Sekda Gowa, Muchlis, dan disaksikan langsung Novita Madonza Ichsan yang juga ibu dari Adnan.

“Pada saat dilakukan peletakan batu pertama, memang kita saat itu berdoa agar peresmian bisa dilakukan oleh Pak Adnan sebagai bupati. Alhamdulillah, doa kita dikabulkan,” ungkapnya.

Ia juga memuji partisipasi warga dalam mempercepat pembangunan masjid. “Meskipun pembangunannya diinisasi oleh LDII, tapi partisipasi masyarakat juga sangat luar biasa. Masjid ini juga sudah dimanfaatkan warga untuk salat lima waktu. InsyaAllah setelah diresmikan akan mulai ditempati salat Jumat,” ungkap Santri. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.