Arema Takkan Parkir Bus Hadapi Persib

Bandung, LiputanLIMA.com- Arema FC menegaskan tak bakal mengkhianati filosofi sepakbola mereka dengan bermain ultra-defensif kala melawat ke kandang Persib Bandung. Klub berlogo singa mengepal tersebut memastikan akan tetap bermain menyerang pada laga pembuka Liga 1 tersebut.

Menurut Pelatih Arema FC, Aji Santoso, ia menargetkan anak asuhnya meraih minimal satu poin pada pertandingan ini. Karenanya, pelatih pemegang lisensi A AFC tersebut meminta anak asuhnya bermain normal, seperti kebiasaan mereka pada laga ini.

“Kalau memang menyerang, kami akan keluar menyerang. Sementara, kalau bertahan, kami akan bersama-sama bertahan,” ujar Aji.

Aji menyebut, ada beda antara bermain bertahan dan memperkuat pertahanan. Bermain bertahan, menurut pelatih berusia 47 tahun ini, berarti parkir bus dan hanya berupaya asal membuang bola yang masuk ke pertahanan mereka. Sedangkan memperkuat pertahanan, sambungnya, adalah bertahan bersama dan menyerang bersama sebagai sebuah tim.

“Inilah yang saya instruksikan pada pemain-pemain saya,” tuturnya.

Arema FC akan menghadapi Persib Bandung pada laga pembuka Liga 1. Pertandingan ini bakal dihelat di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (15/04/2017) malam ini.

Lebih lanjut, Aji mengaku anak asuhnya tak takut dengan teror mental bobotoh Persib, yang bakal mereka hadapi. Menurutnya, teror mental suporter bukanlah sebuah faktor di balik kemenangan atau kekalahan sebuah tim.

“Yang menentukan adalah taktik dan strategi pelatih, yang diaplikasikan pemain di lapangan,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.