Tolak PAW, Ratusan Orang Kepung DPRD Takalar

Takalar, LiputanLIMA.com – Kisruh Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Takalar dari partai PKPI belum berakhir. Meski surat persetujuan dari Gubernur atas PAW telah keluar, namun pendukung partai besutan Isran Noor tidak menyerah begitu saja. Mereka menggelar aksi protes kepada Pimpinan DPRD Takalar, Selasa (9/2/2016) siang.

Aksi ini didasari atas terbitnya surat Dewan Pimpinan Nasional PKPI yang meminta penghentian proses PAW. Dalam surat bernomor 15/DPN PKP IND/II/2016 menjelaskan agar proses PAW terhadap Sudirman Narang dan Mawar Sangnging dihentikan, karena sedang bergulir di Mahkamah Partai.

Para pengunjuk rasa yang memprotes persoalan ini sempat memacetkan jalan poros di kota Takalar dan mengepung kantor DPRD. Mereka menuntut kepada pimpinan DPRD Takalar untuk tidak melanjutkan proses PAW.

Ketua DPRD Takalar, H Jabir Bonto menyatakan bahwa pihaknya menghormati permintaan partai PKPI, namun pihaknya tidak bisa berbuat banyak. Sesuai mekanisme, DPRD harus menindak lanjuti surat persetujuan Gubernur yang telah terbit. “Kita kan hanya menindak lanjuti sesuai mekanisme,” ujarnya.

Aksi yang diikuti oleh ratusan orang ini sempat menimbulkan suasana tegang di halaman kantor DPRD Takalar. Namun suasana ini terkendali ketika pimpinan DPRD setempat berinisiatif menerima mereka di dalam gedung DPRD Takalar.(hek)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.