Lemah Lahirkan Figur Kuat, PDIP Hadirkan JSI di Rakerda Sulsel

images

Illustrasi

Makassar, LiputanLIMA.com- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) terus memantapkan diri menghadapi berbagai momentum politik di daerah, khususnya menjaga kesolidasi jelang pilkada serentak 2017 mendatang.

Khusus wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel), bentuk pemantapan tersebut salah satunya dengan cara menghadirkan pemateri nasional dari Jaringan Suara Indonesia (JSI).

Tujuannya, membekali berbagai pengalaman dan strategi pemenangan ke peserta Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD PDIP Sulsel di Grand Clarion, Makassar, Sabtu (20/2/2016).

Pemenangan JSI Astariadi Kurniawan memberikan sejumlah tips pemenangan dan strategi menghadapi berbagai momentum politik. Kegiatan tersebut dihadiri oleh pengurus DPD, DPC, dan organisasi sayap.

Menurut Ari, sapaan akrab Astariadi, PDIP sebagai pemenang pemilu dan pilpres, sejatinya tidak larut dengan eforia kemenangan. Sebab biasanya, pengurus dan kader kadang melupakan pola berjuang saat masih survive.

“Kecenderungan kader partai pemenang itu over confident. Penyakit seperti ini mesti dihindari di PDIP. Apalagi di Sulsel, PDIP belum terlalu berhasil mengembalikan dan menciptakan captive market pemilihnya,” kata Ari.

Selain itu, JSI yang di pilkada serentak 2015 mampu mencatatkan sejumlah kemenangan, menyarankan ke elit PDIP untuk memunculkan figur yang kuat.

Pasalnya, partai yang dikendalikan Megawati Soekarnoputri itu masih lemah melahirkan tokoh atau figur yang kuat di Sulsel.

Hari kedua Rakerda itu, PDIP menjadwalkan pemateri nasional lainnya dari Lingkaran Survei Indonesia (LSI). Hanya saja, hingga kegiatan berlangsung utusan dari LSI tak hadir, sehingga digantikan pengamat politik dari Unismuh Makassar, Arqam Azikin.

Sebelumnya, Sekretaris DPD PDIP Sulsel Rudy Pieter Goni mengaku untuk membangun komunikasi dengan beberapa lembaga survei dan konsultan pemenangan. Seperti dari JSI yang dianggap sukses mencatatkan berbagai kemenangan di pilkada.

Rudy menambahkan, komunikasi tersebut baru penjajakan antarindividu dari lembaga tersebut. “Personnya sudah kita ajak komunikasi guna persiapan menghadapi momentum politik,” tandas RPG, sapaan akrab Rudi kepada wartawan, belum lama ini.

JSI di pilkada serentak 2015 mampu mengantarkan kliennya menjadi pemenang di sejumlah daerah di Indonesia. Di Sulsel misalnya, dari lima yang didampingi, empat mencatatkan kemenangan.

Masing-masing, Adnan Purichta Ichsan-Abd Rauf Kr Kio di Gowa, Andi Idris Syukur-Suardi Saleh di Barru, Andi Sukri Sappewali-Tommy Satria di Bulukumba, serta Indah Putri Indriani-Thahar Rum. Sementara di Pangkep, Abd Rahman Asseggaf-Kamrussamad kalah dari incumbent Syamsuddin A Hamid.

Selain pencapaian itu, di beberapa pilkada sebelumnya, JSI juga sukses mencatat kemenangan. Di antaranya Andi Burhanuddin di Wajo, Burhanuddin-Natsir di Takalar, Rusdi Masse di Sidrap, Andi Aslam Patonangi di Pinrang, Taufan Pawe di Parepare (*/Anhy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.