Tolak LGBT, Manny Pacquiao Ditinggal Nike

hi-res-796880668e60c13ae48623a3c4ad4dc6_crop_north

Manny Pacquiao

LiputanLIMA.com – Lantaran statemen yang dikeluarkannya dianggap kontroversial, petinju dunia Manny Pacquiao asal Fhilipina ditinggal oleh sponsor utamanya, Nike. Nike secara resmi mencopot diploma kerjasamanya dengan Pacquiao si Petinju yang akrab dijuluki PacMan itu sejak Rabu (17/02/2016) lalu.

Tindakan itu dilakukan oleh Nike setelah Pacquiao mengeluarkan pernyataan sikapnya terhadap penolakan lesby, gay, bisex, transgender (LGBT). Dia juga menyebut, kaum LGBT lebih rendah dari binatang.

“It’s only common sense. Would you see any species of animals who engage in male to male, female to female [sexual] relations? Animals, then, are better than humans [in that sense]. They know how to distinguish males from females.” (Sudah jadi rahasia umum. Apakah kamu pernah melihat binatang yang melakukan hubungan laki-laki ke laki-laki atau perempuan ke perempuan? Binatang, dalam hal ini, lebih baik daripada manusia. Mereka tahu bagaimana caranya membedakan laki-laki dan perempuan).

Atas pernyataan kontroversi tersebut, Pacquiao sudah meminta maaf melalui  akun media sosial miliknya di twitter dan facebook. Tapi ia tetap bahagia dan merasa puas terhadap pernyataan sikapnya itu.

“Saya tak terlalu pusing dengan kontroversi. Saya lebih bahagia karena saya mengatakan yang sebenarnya,” tutur petinju kelahiran 17 Desember 1978. Soal keputusan Nike, Pacquiao tak ambil pusing dan menganggap tidak ada masalah akan hal itu.

“Apapun yang diputuskan oleh Nike, adalah keputusan Nike dan saya menghargai hal itu,” ungkapnya.

Nike mennyatakan bahwa pernyataan Pacquiao sangat memuakkan dan mereka menegaskan menolak semua bentuk diskriminasi.

“Bagi kami komentar Pacquiao sangat memuakkan. Kami menentang smua jenis diskriminasi dan kami memiliki sejarah panjang dalam mendukung sikap serta hak dari komunitas  LGBT. Kini kami tidak lagi memiliki hubungan dengan Manny Pacquiao,” seperti itulah isi pernyataan resmi Nike.

(ilham)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.