Video: Suasana Perang Batu di UIN Alauddin

Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) kembali bentrok dengan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Alauddin Makassar di Lapangan Sepak bola kampus 2 Samata, Gowa. Indra

Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) kembali bentrok dengan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Alauddin Makassar di Lapangan Sepak bola kampus 2 Samata, Selasa (12/4/2016) | Indra

Gowa, LiputanLIMA.com – Bentrok antara Fakultas Saintek dan Fakultas Syariah UIN Alauddin kembali pecah, Selasa (12/4/2016). Bentrok itu diketahui terjadi setelah seorang mahasiswa Fakultas Sains dipukul orang tidak dikenal (OTK).

OTK tersebut kata korban, kemudian berlari ke arah Fakultas Syariah. Sehingga, ia menduga bahwa orang yang memukul dirinya itu adalah mahasiswa Fakultas tersebut.

Dari informasi yang dihimpun LiputanLIMA.com di lokasi, usai pemukulan, ketua Dewan Mahasiswa (Dema) Fakultas Saintek ditemani beberapa temannya datang bertemu dengan ketua Dema Fakultas Syariah bermaksud melakukan negosiasi, mencari tahu siapa pelaku yang memukul korban.

Namun, karena tidak ditemukan siapa yang memukul korban, ketua Dema saintek pun kembali dan mendatangi Fakultas Syariah dengan beberapa temannya. Kedatangannya itu, rupanya menyinggung mahasiswa Fakultas Syariah.

Saling kejar mengejar ke lapangan antara mahasiswa Fakultas Saintek dan Fakultas Syariah pun terjadi, hingga akhirnya bentrok pun tak terhindarkan.

Kedua Fakultas sering terlibat bentrok. Terakhir, terjadi bulan Oktober tahun 2015 silam. Meski begitu, kejadian ini sudah didamaikan pihak Universitas melalui Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni.

Ini videonya:

(Saefullah/Luqman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.